Papa

Posted: Februari 16, 2014 in buah pikiran, cerita
Tag:, ,

INNAA LILLAAHI WA INNAA ILLAIHI RAAJIUUN

“sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali”

telah berpulang ke rahmatullah

suami/ayah/kakak/adik kami yang tercinta pada usia 59 tahun

Prihadi

Bin

Musa Prawira

Pada hari Senin, 27 Januari 2014 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.

Kami sekeluarga mengucapkan :

–       Terimakasih atas segala perhatian, pernyataan simpati dan bantuan moril maupun materiil yang telah kami terima

–       Memohon keikhlasan hati Bapak/Ibu/Saudara/I untuk memaafkan segala kekhilafan dan kesalahan yang diperbuat almarhum semasa hidupnya

–       Memohon untuk turut berdoa agar arwah almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT

Semoga segala amal kebaikan dan budi yang telah Bapak/Ibu/Saudara/I berikan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal Alamin

Kami yang berduka Cita

Keluarga Prihadi Bin Musa Prawira

 

Papa saya, Prihadi, meninggal Tanggal 27 lalu, tidak ada kata-kata yang dapat saya katakan disini, sedih, menyesal, kehilangan, dan duka yang mendalam saya rasakan. Papa saya adalah sosok yang amat mencintai keluarganya, bukan karena saya anaknya, tetapi bagaimana saudara kandungnya bercerita pada saya, terlebih lagi sayangnya pada saya, anaknya.

Kenapa saya bisa bilang kalau papa saya sayang banget sama keluarganya? akan saya ceritakan disini. Papa saya yang amat sederhana dan tidak pernah ambisius dalam menjalani hidupnya.

Dimulai dari cerita kakak papa saya, beliau menceritakan bahwa sewaktu kecil, papa saya nurut sekali dengan kakak-kakaknya, dia sering belanja ke pasar, menjaga keponakannya yang masih kecil-kecil, dan selalu meluangkan hidupnya untuk keluarga. Papa saya menjadi tulang punggung keluarga saat itu ketika sudah dewasa. Papa saya anak ke 5 dari 6 bersaudara. Menurut adik papa, papa selalu sayang pada keluarganya, orangnya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia. Papa saya rela menunggu kakaknya yang lelaki menikah dan membiayai pernikahannya, tidak pernah segan untuk membantu keluarga. Hingga akhirnya papa saya baru menikah di umurnya yang ke 32 tahun. Dari perkataan tersebut buat saya semakin sedih, dan saya ingin mencontoh sayangnya papa saya kepada keluarganya.

Terlebih lagi sayangnya pada saya, saya anak satu-satunya papa saya. Papa saya mulai sakit saat saya kelas 1 SMA. Papa saya dideteksi jantungnya bocor, cepat lelah dan tidak boleh capai. suatu saat ditahun 2004 papa saya memutuskan untuk pensiun dini, alhamdulillah, cukup banyak uang pensiun yang didapatkan untuk kami keluarga sederhana. Uang sudah ada tapi ayah saya tidak mau operasi jantungnya, papa saya beralasan ingin menyekolahkan saya (huaaa huaaa sedih banget). Papa saya membelikan saya motor dan laptop sebagai persiapan kuliah. Alhamdulillah saya masuk UI (sebelumnya sudah bayar 11 juta di STT Telkom dan hangus 6 Juta) lagi-lagi uang habis demi saya.

Saya selalu bertekad untuk kelak bisa mengumpulkan uang untuk operasi papa saya. Semakin kesini papa saya sudah pasrah, saya sangat sedih. Papa saya selalu tidak ingin merepotkan saya.Hingga pada suatu saat papa saya meminta saya untuk mendaftarkan BPJS, dan ternyataaaa… itu salah satu cara ayah saya agar tidak menyusahkan saya (huaaa huaaa). Sama sekali perwatan yang berjuta-juta hingga meninggal kami tidak mengeluarkan uang karena BPJS itu.

Dari kisah papa saya, saya belajar untuk selalu sayang sama keluarga, walaupun itu sepupu, akan selalu saya coba untuk membahagiakan mereka. Terutama mama, saya akan selalu berikan yang terbaik buat mama. Papa terimakasih atas segala bentuk pengorbanannya untuk saya, mungkin saya tidak bisa membalas, Insya Alloh Papa mendapat tempat terbaik di sisi Alloh SWT.. Aamiin Yaa Robbal Aalaaminn.. Papa, Dhika Kangen.. Maafkan semua kesalahan Dhika ya Pah,,

Dhika sayang Papa..

Iklan

Secuplik yang Ada di Pikiranku

Posted: September 18, 2011 in buah pikiran, cerita

hoaaahm…. Minggu malam ini, besok sudah hari senin saja, yang ada di kepalaku hanya pendingan kerjaan dan setumpuk kerjaan-kerjaan baru. Syukur penuh nikmat kepada Allah swt karena aku masih bisa menghirup udara bebas dan kondisi yang cukup fit.

Entah mengapa malam ini ingin rasanya menulis, banyak hal sebenarnya, namun, aku rasa akan sedikit yang aku tulis. Hmm,, entah mengapa malam ini terasa begitu berbeda dari malam-malam biasanya. Aku mulai memikirkan berbagai masam hal, tentang masa-masa lalu yang indah, pengembangan kepribadianku, hingga masa depanku kelak.

Sabtu lalu, sebenarnya aku kaget, ketika temanku, menyatakan dalam twitternya mengenai statementku yang mungkin pernah aku ceritakan padanya ketika kami sering berdiskusi dulu, Dia, Aji namanya, memang salah satu teman yang suka berdiskusi masalah kehidupan dari masalah yang remeh temeh hingga ke depannya, walau kadang kami selingi pula dengan candaan-candaan ringan. “segala sesuatu yang bisa membahagiakan orang tua gw”, yup, benar. Hidupku kini hanya untuk kedua orang tuaku. Orang tuaku yang amat teramat sangat baik padaku. Mungkin karena aku hanya anak satu-satunya, atau memang mereka adalah tipe orang tua yang memang sangat sayang pada anaknya. Namun, walau mereka sayang, tak pernah sedikit pun aku dimanja, aku hidup berbalut kesederhanaan, alhamdulillah aku anak yang cukup mengerti betapa besarnya keringat mereka yang keluar untuk menghidupiku. Maka, kini harus gantinya aku yang mengeluarkan keringat itu untuk mereka.

Sedih, galau, dsbnya lah entah apa namanya, ayahku 7 tahun belakangan ini menderita penyakit jantung, keadaannya pun kalau aku bilang cukup mengkhawatirkan. Aku sdih sekali, aku belum bisa membahagiakan mereka, aku takut belum sampai tiba saatnya. Aku ingin mereka naik haji/umrah, aku ingin mereka melihat aku menikah, aku ingin mereka bahagia dan bahagia. huff.. sedih rasanya ketika aku yang baru masuk kerja selama setahun sudah pusing karena kerjaan, sementara ayahku yang sudah 30 tahun kerja waktu itu terus berjuang demi aku. Apakah aku masih dikatakan belum mampu untuk membahagiakan mereka?. Semoga saja rezeki itu cepat datang. Jodoh itu cepat kuraih, dan impian-impian itu cepat terwujud.

Alhamdulillah, kini aku sudah bekerja di sebuah BUMN, gaji kurasa cukup, namun aku belum terbiasa dengan ritme dan gaya kerja yang menuntut kesempurnaan sementara di dalamnya sebenarnya tiada kesempurnaan sedikit pun. Bekerja bagai dikejar angin ribut, anjing galak, nenek lampir dan sebagainya. Namun, alhamdulillah ketika aku melihat orang tuaku aku terus kembali semangat, terlebih lagi mereka selalu mendukungku, membawakanku makanan, menyiapkan segala hal, dan sebagainya. Hanya satu kata yang bisa ku katakan, “aku sedih”.

Dari penghasilan ku sebenarnya aku bisa saja dengan cepat untuk mengumrahkan kedua orangtuaku, namun, entah mengapa aku masih bingung, apakah ketika umrah, orangtuaku akan balik ke Indonesia lagi?? Ini sesuai dengan pengalaman Kakekku yang meninggal disana. Aku masih trauma, aku sedih sekali saat itu, kakekku yang kusayang harus pergi tanpa aku lihat jasad terakhirnya. Aku jadi ingat, salah satu rekan kerjaku pernah bilang, jika kita memberangkatkan orang tua kita ke tanah suci, anggaplah kita mengantar mereka ke surga, syukur-syukur kalau balik ke Indonesia. Nah, hal ini membuat saya sedikit bingung dan hopeless.

Orang tua, mereka memang ingin sekali umrah atau naik haji, terlebih lagi tetanggaku sudah banyak yang pergi, namun mau dikata apa, kehidupan kami yang sederhana tidak bisa langsung begitu saja naik haji atau umrah. Heran, sebenarnya, mengapa mobil ayahku tidak dijual saja untuk umrah atau naik haji, mereka malah lebih menyarankan untuk dijadikan dp untuk beli mobil baru. Mereka mungkin ingin naik haji atau umrah nanti saja. Intinya cuma satu buat aku bahagia. “aduh, bagaimana ga sedihhhhhh”. Terlebih dulu waktu aku baru masuk kuliah, ayahku tidak mau dioperasi dengan uang pensiunannya itu, dan dia hanya berkata itu untuk kuliah DHika. Walau Alhamdulillah aku banyak mendapat beasiswa dan sebagian uang kuliah bisa di simpan untuk keperluan masa nanti.

huffh, jodoh, terlebih lagi masalah itu, sampai sekarang aku selalu ditanyakan mengenai hal itu, aku tak bisa berfikir. Hai wanita, dimanakah engkau???. Sudah beberapa kali aku mendekati wanita, tapi ujung-ujungnya aku tak yakin apakah dia wanita yang akan menjadi bagian dari hidupku, terlebih lagi aku tak yakin bisa membahagiakannya. Sulit memang, semoga saja Allah memberikan jodoh yang sesuai denganku, dan semoga aku tak hanya mencari kesempurnaan semata, tapi bagaimana keridhoan Allah itu akan ada di setiap ilhan pencarian jodohku nanti. amin.

Impian oh impian, aku ingin kaya, tentunya kaya hati sehingga aku bisa berbagi amal dan senyum kepada semua orang. Aku masih ingat ketika aku dulu kuliah, berorganisasi, berkegiatan sosial, membuat aku banyak pengalaman. Sungguh masih banyak orang yang lebih kurang dan membutuhkan dibandingkan kita. Maka dari itu, aku bersyukur pernah berkuliah dan mengalami banyak pengalaman di tempat itu. Di tempat itu, aku dapat mengembangkan diriku seperti sekarang, membuat tulisan ini, lebih sayang pada orang tua, dan Insya Allah peduli lingkungan.

Transformasi Dhika harus benar-benar terjadi…

good to great…

love u Allah

Love u mom and dad

Love u my best friend

Love u all

Love u world

and love u (siapakah dia, hehe)

_myroom214118092011_

Perasaan vs Logika

Posted: Agustus 29, 2011 in buah pikiran, cerita

Perasaan vs Logika? untuk beberapa orang mungkin hal ini merupakan sesuatu yang tak dapat dielakan akan terjadi. Begitu juga terhadap saya. Namun, alhamdulillah tak ada penyesalan jika saya selalu memilih untuk memenangkan logika. Biar biarlah sedih.. Namun ku percaya akan ada sesuatu yang terbaik bagi diri saya. Semoga segala pilihan ini menjadi pilihan yang diridhoi oleh Allah SWT. Semoga para pembaca blog ini juga dapat memahami bahwa perasaan jika tidak diiringi oleh logika akan menjadi sesuatu yang semu. Teruslah meminta petunjukNya. Insya Allah petunjukNya nyata bagi saya. Amin.

Berikut peringkat bank berdasarkan aset (per April 2011):

No  Bank                                                                Aset                                 Pangsa Pasar

1      PT Bank Mandiri Tbk                              Rp418,176 triliun      13,63 persen

2      PT Bank Rakyat Indonesia Tbk         Rp364,444 triliun      11,87 persen

3      PT Bank Central Asia                            Rp329,494 triliun      10,74 persen

4      PT Bank Negara Indonesia Tbk        Rp233,538 triliun         7,61 persen

5      PT Bank CIMB Niaga Tbk                    Rp146,104 triliun         4,76 persen

6      PT Bank Danamon Indonesia Tbk   Rp118,768 triliun         3,87 persen

7      PT Pan Indonesia Bank Tbk              Rp110,239 triliun          3,59 persen

8      PT Bank Permata Tbk                          Rp82,04 triliun              2,67 persen

9      PT BII Tbk                                               Rp74,307 triliun            2,42 persen

10    PT Bank Tabungan Negara Tbk      Rp70,471 triliun              2,3 persen

Total                                                                  Rp1.947,58 triliun      63,46 persen

 

Sumber: vivanews

1  BNP  France  2,964  12/31/09

2 Royal Bank of Scotland Group  United Kingdom  2,747  12/31/09

3 HSBC Holdings United Kingdom  2,364  12/31/09

4 Crédit Agricole  France  2,243  12/31/09

5 Barclays  United Kingdom  2,233  12/31/09

6 Bank of America  United States  2,223  12/31/09

7 Mitsubishi UFJ Financial Group  Japan  2,196*  3/31/10

8 Deutsche Bank  Germany  2,162  12/31/09

9  JPMorgan Chase  United States  2,032  12/31/09

10  Citigroup  United States  1,857  12/31/09

11  Industrial and Commercial Bank of China (ICBC)  China  1,726*  12/31/09

12  ING Group  Netherlands  1,676  12/31/09

13  Lloyds Banking Group  United Kingdom  1,664  12/31/09

14  Mizuho Financial Group  Japan  1,637  3/31/10

15  Banco Santander  Spain  1,600  12/31/09

16  Groupe BPCE  France  1,482  12/31/09

17  Société Générale   France  1,475  12/31/09

18  China Construction Bank China  China  1,409*  12/31/09

19  UniCredit  Italy  1,338  12/31/09

20=  Agricultural Bank of China China  1,301**  12/31/09

20=  UBS  Switzerland  1,301  12/31/09

22  Bank of China  China  1,281*  12/31/09

23  Sumitomo Mitsui Financial Group Japan  1,281  3/31/10

24  Wells Fargo  United States  1,244  12/31/09

25  Commerzbank  Germany  1,216  12/31/09

26  HBOS  United Kingdom  1,165  12/31/09

27  Credit Suisse Group  Switzerland  1,001  12/31/09

28  Intesa Sanpaolo  Italy  900  12/31/09

29  Rabobank Group  Netherlands  875  12/31/09

30  Goldman Sachs  United States  849*  12/31/09

31  Dexia  Belgium  832  12/31/09

32  Morgan Stanley  United States  772*  12/31/09

33  Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA)  Spain  771  12/31/09

34  Norinchukin  Japan  735*  12/31/09

35  Nordea Bank  Sweden  731  12/31/09

36  China Development Bank  China  665*  12/31/09

37  Fortis Bank  Belgium  627  12/31/09

38  Royal Bank of Canada  Canada  608  10/31/09

39  Banque Féderative du Crédit Mutuel (BFCM)  France  606  12/31/09

40  Danske Bank  Denmark  597  12/31/09

41  Landesbank Baden-Wuerttemberg  Germany  593  12/31/09

42  KfW Germany  576  12/31/09

43  National Australia Bank  Australia  576  9/30/09

44  DZ Bank  Germany  560  12/31/09

45  Commonwealth Bank of Australia  Australia  539  6/30/10

46  Westpac  Australia  519  9/30/09

47  Hypo Real Estate Holding  Germany  518  12/31/09

48  Toronto-Dominion Bank  Canada  517  10/31/09

49  Bayerische Landesbank  Germany  488  12/31/09

50  Bank of Communications  China  485*  12/31/09

Paling besar ialah BNP Paribas 2964 milyar dollar, jika dibandingkan dengan Bank Mandiri yang hanya 41 milyar dollar yang merupakan bank terbesar di Indonesia

Penempatan ODP Mandiri Batch 71

Posted: Desember 24, 2010 in cerita
Tag:,

ODP 71 Bank Mandiri kini sudah hampir mencapai tahap akhir dalam perjalanan pendidikan. Berikut adalah penempatan yang kemungkinan besar menjadi jenjang karier ODP 71:

 

Direktorat Micro & Retail Banking (15 orang)

– Jakarta Network Group (9 orang)

– Regional Network Group (6 orang)

 

Direktorat Commercial & Business Banking (7 orang)

– Training +/- 1 bulan, antara Commercial Banking Group dan Bussiness Banking Group

 

Direktorat Technology and Operation (5 orang)

– Central Operation Group (2 orang)

– Credit Operation Group (2 orang)

– Electronic Channel Group (1 orang)

 

Consumer Finance (2 0rang)

– Consumer Card (1 orang)

– Consumer Loan (1 orang)

Hasil diskusi Panel:

1. Property

Peluang yang baik untuk mengembangkan usaha property pada pasar menengah dengan range harga 200 – 400 juta rupiah. Ekspektasi pertumbuhan property 15% untuk tahun 2011.

2. Kendaraan Roda Empat

Penjualan kendaraan roda empat tahun 2010 berkisar 730.000 unit dan ekspektasi tahun depan pada 800.000 unit, pangsa pasar terbesar pada kendaraan dengan range 100 – 150 juta rupiah.

3. Kendaraan Roda Dua

Penjualan kendaraan roda dua tahun 2010 berkisar pada 7.200.000 unit terbesar ketiga di dunia. Ekspektasi tahun depan 8.300.000 unit. Ekspektasi pertumbuhan 12%.

4. Elektronik

Pertumbuhan elektronik 10-20 % namun dikarenakan perkembangan teknologi maka industri ini bersifat dinamis terhadap produk-produk baru. Tantangan terbesar ialah pada barang impor. Ekspektasi pertumbuhan 15%.

5. Komputer

Pertumbuhan pasar komputer mencapai 36% tahun 2010, dengan ekspektasi pertumbuhan 44% terutama pada produk portable seperti laptop. Industri ini cukup menggiurkan karena angka penetrasi komputer masih sangat rendah.

6. Selular

Penetrasi selular sudah diatas 90% namun seiring perkembangan teknologi Industri ini masih cukup baik. ekspektasi pertumbuhan 10-11%.

7. Makanan dan Minuman

Ekspektasi pertumbuhan industri ini ialah 10%. Industri ini cenderung relatif aman dan cukup stabil.

8. Ritel

Ekspektasi pertumbuhan industri ini ialah15%. Tantangan terbesarnya ialah banyak perusahaan asing yang akan masuk ke Industri ini,

9. Perbankan

Industri perbankan secara umum mengikuti perkembangan industri lainnya. Dana pihak ketiga mencapai 2176 triliun pada kuartal ketiga 2010, diharapkan naik mencapai tingkat yang baik.